13/04/11

Sadap Ponsel Pelanggan Demi Berita


Tabloid Inggris News of the World menyadap 7.000 nomor ponsel pengguna. Tindakan itu dilakukan demi mencari berita. Seperti apa?
Pekan ini, grup induk tabloid tersebut, News International, melakukan permintaan maaf secara terbuka atas tindak penyadapan pada 2004-2006. Namun seperti dikutip Tech Eye, perusahaan itu telah mendapat banyak tuntutan hukum.
Wakil penuntut Rod Dadak mengatakan, tuntutan ganti rugi yang diajukan sebesar 40 juta Euro (Rp 502 miliar). Charlotte Harris dari firma hukum Mishcon de Reya mengkalim terdapat tujuh ribu orang tersadap
.
Selain itu, juga mengatakan, jika sebuah media bisa membajak ponsel pelanggan, maka media juga bisa membajak semua pesan pelanggan. “Jika Anda bisa mengakses ponsel orang, semua pesan yang ada juga bisa didapat,” ungkapnya
Kepolisian setempat melibatkan 45 detektif untuk menyelidiki kasus ini. Para pengacara diharap bisa terlibat dalam tuntutan hukum ini. Sementara itu, mantan editor tabloid itu, Andy Coulson, menyangkal perihal pembajakan atau penyadapan tersebut.
Mantan Perdana Menteri Skotlandia Gordon Brown pun mencemaskan hal ini. Ia cemas jika pesan dalam ponselnya ikut dibajak. Selain itu, ia juga memperingatkan pada warga agar waspada menggunakan ponsel. 

0 komentar:

Posting Komentar