28/04/11

Ternyata Perawakan Kecil Bisa Diobati


Ada kabar gembira bagi orang-orang yang memiliki perawakan kecil dan pendek, yang tidak memiliki tinggi badan seperti orang normal lainnya. Contohnya anak kelas 5 sekolah dasar namun perawakannya seperti anak taman kanak-kanak (tk), namun bukan seperti perawakan kuntet.

Seorang dokter Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, Jakarta, Dr. Aditya Suryansyah SpA, mengatakan hal tersebut bisa diatasi dengan cara terapi hormon. Namun ada syaratnya, pendeteksian hendaknya dilakukan sejak usia dini.

"Sebagai contoh, perawakannya kecil kaya anak TK tapi padahal kelas lima SD. Ini bisa diobati dengan terapi hormon, suntik hormon," katanya dalam acara talk show media dan peluncuran buku 'Panik Saat Puber' Say No!!!' di Pacific Place, Jakarta, Rabu (6/4).


Aditya mengatakan, pengobatan kasus bertubuh kecil ini jangan sampai berusia 15 tahun lebih. Pasalnya, pada usia tersebut tulang-tulang telah mengeras dan tertutup. Sebaiknya sejak usia 10 tahun orangtua sudah mendeteksi ada gangguan atau tidak.

Namun, lanjut Aditya, itu semua harus dilihat dari orangtuanya terlebih dahulu. Apakah orangtuanya itu juga memiliki perawakan kecil pula atau tidak. "Kalau kecil juga, ya sudah terima nasib aja (tidak bisa diobati)," tutur pria yang juga seorang dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) ini sambil bergurau.

Seperti diketahui, tidak sedikit kasus orang yang mengalami perawakan kecil tersebut. Seperti yang dialami seorang komedian tanah air dengan inisial 'A'. Dirinya memiliki tubuh yang kecil jika dibandingkan dengan orang normal lainnya

0 komentar:

Posting Komentar