Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) laris manis saat cuaca panas dan kering. Tak heran, banyak orang menghabiskan seharian penuh dengan AC menyala di kantor, pusat belanja hingga di rumah.
Pendingin udara atau dikenal dengan istilah AC (air conditioner) beberapa tahun lalu adalah salah satu barang mewah. Namun, belakangan ini hampir setiap rumah memilikinya.
Pendingin udara atau dikenal dengan istilah AC (air conditioner) beberapa tahun lalu adalah salah satu barang mewah. Namun, belakangan ini hampir setiap rumah memilikinya.
Sayangnya, udara yang terlalu dingin dan pemeliharaan AC yang buruk bisa menyebabkan masalah. Sistem AC dalam kondisi kotor adalah tempat berkembang biak mikroorganisme, semisal Legionella pneumophila.Mikroorganisme ini bertanggung jawab terhadap penyakit
bernama Legionnaires disease alias demam legion, yang bisa menyebabkan pneumonia."AC menarik kelembaban dari kulit dan menjadikannya kering jika tidak sering mengganti air yang hilang. AC akan memperburuk kulit kering, membuatnya kering hingga bisa bersisik dan pecah-pecah. AC juga memperburuk gangguan kulit," kata ahli kecantikan dan spesialis kulit, Dr Rajan T D seperti dimuat di laman Times of India. Di samping itu, AC juga mengurangi elastisitas kulit serta menghambat peredaran darah.
Parahnya, pergantian suhu dari ruangan ber-AC yang sangat dingin ke lingkungan yang panas terik menyimpan bahaya dua kali lipat. Suhu yang berubah cepat akan membuat kulit sulit beradaptasi di antara dua suhu ekstrem. Dengan demikian, polusi, perubahan kondisi cuaca, kebiasaan diet, dan gaya hidup merupakan penyebab degenerasi kulit.
Parahnya, pergantian suhu dari ruangan ber-AC yang sangat dingin ke lingkungan yang panas terik menyimpan bahaya dua kali lipat. Suhu yang berubah cepat akan membuat kulit sulit beradaptasi di antara dua suhu ekstrem. Dengan demikian, polusi, perubahan kondisi cuaca, kebiasaan diet, dan gaya hidup merupakan penyebab degenerasi kulit.
Perlu diketahui, penggunaan jangka panjang pendingin ruangan mengundang lebih banyak bahaya daripada kegunaannya. Ruangan ber-AC sama halnya dengan gurun yang kering dan gersang. Karena AC menarik kelembaban dari ruangan dari semua benda yang menyimpan air termasuk kulit manusia.
Perubahan suhu yang tiba-tiba dari panas ke dingin juga dapat memengaruhi sistem pernapasan. Selain itu AC juga punya efek mengeringkan terhadap kulit dan selaput lendir yang ada di tubuh.
Agar kita senantiasa tetap sehat meski setiap saat berada dalam ruangan ber-AC, simak tips berikut:
- Jangan lupa minum. Air putih lebih baik. Karena tidak berkeringat bukan berarti tubuh tidak membutuhkan air. Minimal delapan gelas perhari wajib hukumnya. Jangan menunggu hingga Anda merasa haus. Minumlah dalam interval 5-15 menit untuk melembabkan kembali kulit akibat air yang hilang.
- Agar kulit tidak kering, jangan lupa memakai hand and body lotion. Demikian pula dengan pelembab untuk wajah. Agar dapat mempertahankan kelembaban kulit, setelah mengoleskan lotion, Anda dapat memakai krim yang mengandung minyak.
- Bentengi tubuh dengan vitamin agar tidak mudah tertular penyakit. Terutama untuk mereka yang bekerja di dalam ruangan ber-AC sentral.
- Ada ventilasi yang cukup untuk aliran udara. Jangan tertutup total.
- Perhatikan jadwal untuk perawatan AC.
- Usahakan agar suhu berada pada kisaran 21-25 derajat celcius. Mudah untuk dilakukan di rumah namun mau tidak mau harus menerima suhu berapa pun untuk AC sentral.
- Kelembaban dijaga antara 60-70 persen.
- Karena tidak bisa mematikan AC di kantor, cobalah untuk tidak tergantung pada pendingin ruang ini. Biasakan matikan AC di rumah bila tidak panas. Hidupkan AC hanya saat musim panas.
- Batasi penggunaan sabun dan air untuk area kulit yang rentan kering. Dr Kshama Vibhakar, konsultan ahli kulit menyarankan, "Gunakan lotion dengan pelembab dan bukan krim pada leher, wajah, tangan, siku, lutut dan di manapun Anda merasa itu perlu. Lotion yang berbasis air menambah kelembaban kulit."
- Letakkan semangkuk air untuk menjaga kelembaban dalam ruangan. Ini adalah cara sederhana untuk mengatasi dampak pengeringan AC. AC akan menarik air dari mangkuk lebih dulu daripada dari wajah dan kulit.
- Letakkan semangkuk air untuk menjaga kelembaban dalam ruangan. Ini adalah cara sederhana untuk mengatasi dampak pengeringan AC. AC akan menarik air dari mangkuk lebih dulu daripada dari wajah dan kulit.




0 komentar:
Posting Komentar